Pemkab Taput Membahas Percepatan KUR bagi Pekerja Migran dan Petani Milenial

Pemkab Taput45 Dilihat
Taput – Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng, didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua J.E. Hutabarat, memimpin pembahasan percepatan Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pekerja migran. Pertemuan tersebut melibatkan empat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta, Perseroda, serta Petani Milenial, di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Taput, Tarutung, Senin (3/11/2025).

Empat LPK yang hadir antara lain LPK Mori Center, LPK Sakura Taput, LPK Daruma 2, dan LPK Fukerinja.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan kerja Wakil Bupati ke sejumlah kementerian dan lembaga tinggi negara di Jakarta pada 29 Oktober 2025, serta menjadi langkah nyata Pemkab Taput dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penguatan sektor pertanian.

Rapat dibuka dengan pemaparan singkat oleh Kadis Ketenagakerjaan Taput mengenai mekanisme penyaluran KUR bagi pekerja migran, dilanjutkan dengan paparan dari para pimpinan LPK terkait kondisi pekerja migran yang telah diberangkatkan dalam beberapa tahun terakhir. Diskusi juga melibatkan masukan dari Perseroda dan perwakilan Petani Milenial mengenai strategi implementasi di lapangan.

Program KUR bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi fokus utama pembahasan. Pemerintah pusat, melalui kebijakan Presiden, telah mengalokasikan pembiayaan sekitar Rp16 juta per orang bagi pekerja migran. Pemkab Taput berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan LPK agar program ini dapat berjalan efektif di daerah.

Selain itu, turut dibahas program pemberdayaan kelompok tani melalui KUR yang dirancang untuk memberikan bantuan modal kepada 100 petani dari 10 kelompok tani, dengan melibatkan peran aktif petani milenial. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan kemandirian ekonomi sektor pertanian Taput.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan hasil koordinasi dengan Deputi Bidang Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian, yang dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Utara pada 27 November 2025.

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh pihak — LPK, Perseroda, serta komunitas petani milenial — dalam menyukseskan program tersebut di Taput.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. Pemerintah daerah siap memfasilitasi agar KUR benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
(G/Ezri Situmorang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *