BGN RI Gelar Bimbingan Teknis Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis Wilayah I di Medan

Medan – Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN RI) menggelar bimbingan teknis Penjamah Makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis wilayah I, di Hotel Santika Medan, Sabtu dan Minggu, tanggal 21-22 Juni 2025, pagi sampai selesai.
Bimbingan teknis (bimtek) ini dilakukan selama 2 hari berturut-turut di Hotel Santika Medan.
Turut hadir yakni Direktur Utama Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN) Wahyu Widi Setianto, S.Si, M.Si, Ahli Gizi DPD PERSAGI Sumatera Utara Florence Deviana Uli, S.Tr.Gz, Fungsional Sanitarian Muda Dinkes Kota Medan Surya Kusuma Purba, SKM, M.K.M, PFM Ahli Muda Substansi Informasi dan Komunikasi BPOM MEDAN Dwi Setio Purnomo, S.Si, Apt, M.Sc, Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kota Medan, Profesor Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Hj. Keri Lestari, M.Si, Apt.
Ada sebanyak 700 orang peserta di hari I dan sebanyak 500 orang peserta di hari II. Dan tampak para peserta sangat antusias dan semangat dalam mengikuti bimtek tersebut.
Direktur Utama (Dirut) Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN) Wahyu Widi Setianto, S.Si, M.Si mengatakan bahwa bimtek ini mempelajari juga bagaimana agar menyimpan makanan supaya tidak basi, dan bagaimana mengetahui makanan yang sudah expired dan memberikan pengetahuan tentang gizi makanan,” ucapnya, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 12.15 WIB.
Lanjut Wahyu, “Dalam bimtek ini kita mengundang beberapa dinas terkait seperti dinas pendidikan, dinas lingkungan hidup, dinas sosial, ahli gizi makanan, dan dinas terkait lainnya,” katanya.
Wahyu juga mengatakan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah Sumut I ini ada sebanyak 34 SPPG, yang diselenggarakan di Sumut yang terdiri dari 3 tempat, yakni di Kota Medan, Kota Parapat dan Kabupaten Asahan.
Acara Bimtek tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Pada pukul 12 10 WIB para peserta makan bersama di Ballroom Santika Hotel Medan. Dan sekitar pukul 13.25 WIB Bimtek dilanjutkan kembali.
(IS/Debby Hutabarat)






